"Tidak ada sistem logika yang bisa menampung seluruh kebenaran tentang dirinya sendiri tanpa pecah dari dalam." Dulu para matematikawan — termasuk David Hilbert — punya impian besar: “Kita harus bisa membuat satu sistem logika dan aturan, yang dari situ semua kebenaran matematika bisa dibuktikan.” Mereka ingin dunia yang sempurna dan pasti: kalau sesuatu benar, maka pasti bisa dibuktikan; kalau bisa dibuktikan, maka pasti benar. Mereka percaya matematika bisa jadi mesin kebenaran. Lalu, pada tahun 1931, seorang matematikawan muda bernama Kurt Gödel datang membawa kabar yang mengguncang: “Maaf, tapi impian itu tidak mungkin tercapai.” Dia tidak bilang “matematika salah”, tapi menunjukkan ada batas yang tak bisa ditembus oleh logika formal. Gödel berkata: “Dalam sistem logika yang cukup kuat (seperti yang bisa menghitung dan menjumlah), akan selalu ada kalimat yang benar tapi tidak bisa dibuktikan di dalam sistem itu sendiri.” Artinya, ada kebenaran yang tak bisa ...